Monday, March 24, 2008

Doraemon 4

Doraemon (kertas bon untuk meminjam)



Doraemon (Menyimpan suara dengan gelembung sabun)



Doraemon (pancingan ringan)



Doraemon (stiker penghilang rasa marah)

starcraft by eddy






StarCraft II continues the epic saga of the Protoss, Terran, and Zerg. These three distinct and powerful races will clash once again in the fast-paced real-time strategy sequel to the legendary original, StarCraft. Legions of veteran, upgraded, and brand-new unit types will do battle across the galaxy, as each faction struggles for survival.

Featuring a unique single-player campaign that picks up where StarCraft: Brood War left off, StarCraft II will present a cast of new heroes and familiar faces in an edgy sci-fi story filled with adventure and intrigue. In addition, Blizzard will again offer unparalleled online play through Battle.net, the company's world-renowned gaming service, with several enhancements and new features to make StarCraft II the ultimate competitive real-time strategy game.

Features:

* Fast-paced, hard-hitting, tightly balanced competitive real-time strategy gameplay that recaptures and improves on the magic of the original game
* Three completely distinct races: Protoss, Terran, and Zerg
* New units and gameplay mechanics further distinguish each race
* Groundbreaking single-player campaign
* Vibrant new 3D-graphics engine with support for dazzling visual effects and massive unit and army sizes
* Full multiplayer support, with new competitive features and matchmaking utilities available through Battle.net
* Full map-making and scripting tools to give players incredible freedom in customizing and personalizing their gameplay experience


Once again the world of War has arise, pick your hero today and choose your destiny to be a Terran, Zerg or Protoss. Let the strongest may live long!!

Sunday, March 23, 2008

the fan

Saya memiliki sebuah cerita yang menceritakan seorang wanita yang cantik,jenius tetapi sayang,sang wanita memiliki imaginasi,yang dapat menjadi kenyataan,dan membuat dirinya sendiri ketakutan.suatu hari,sang wanita berpergian,ketika saat ingin pulang,sang wanita menemukan seorang pria yang sangat tampan,dan dalam keadaan tidak sadar.sang wanita membawa pria itu ketempat persembunyiannya.sang wanita yang mencintai pria tersebut,takut akan pria itu akan meninggalkannya,saat ketika pria tersebut sadar.maka sang wanita mengikat kaki pria tersebut dengan borgol,yang di pasangkan di kakinya dan di ikat dengan ranjangnya.3 hari kemudian sang pria sadar,dan saat sadar sang pria merasa bingung,mengapa dia berada di sebuah bandara yang telah lama tidak dipakai,sang pria pun ingin pergi,tetapi dia tak dapat pergi,saat itu juga sang pria melihat kakinya telah di pasang borgol,sang pria memaksa untuk melepaskan borgol itu,tetapi dia tak dapat melepas borgol itu.sang wanita hanya melihat pria itu dari,kamera yang telah ia pasang di kamar pria tersebut.dan saat itu juga,sang pria sadar akan keberadaan kamera itu,karena kamera itu berada tepat diatas ranjangnya.sang pria marah karena dia mengetahui akan keberadaan orang yang memantaunya,dan saat itu juga sang pria berteriak sekerasnya sehingga suara sang pria sampai keluar dari bangunan,sang wanita ketakutan karena saat pria itu berteriak,imaginasi sang wanita,menakutkannya dan saat itu juga,sang wanita ikut berteriak,sangat keras,dan perpaduan suara sang wanita dan pria itu membuat bandara tersebut menjadi sangat menyeramkan.esok harinya sang wanita mengantarkan makanan untuk sang pria,untuk pertama kalinya.sang pria melihat wanita cantik itu,dan meminta agar dirinya untuk dilepaskan,sang wanita hanya diam dan menggelengkan kepalanya.sang pria sangat marah,dia tidak mau makan dan membuang makanannya ke lantai.sang pria nangis,sang wanita tak dapat merasakan perasaan pria tersebut,dan saat itu juga sang wanita meletakan kepalanya di kaki sang pria dan saat itu juga air mata sang pria jatuh,dan tepat mengenai muka sang wanita dan air mata itu jatuh ke kelopak mata sang wanita,seolah sang wanita lah yang menangis.dan saat itu juga sang wanita pergi,saat malam hari sang wanita merasa ketakutan akan imaginasi yang ia bayangkan,imaginasi itu membuatnya memikirkan nasib sang pria,karena tak lama lagi,bencana itu akan datang,sang wanita masuk kedalam ruang penelitiannya,dan membuat roket kecil untuk sang pria,agar sang pria dapat pergi jauh,sangat jauh menghindari bencana itu.sang wanita membuat blueprint untuk roket kecil itu,setelah selesai membuat rancangan itu,sang wanita membuatkan baju untuk pria yang ia cintai,baju yang bewarna putih.saat sang wanita membuatkan baju,sang pria memikirkan ide kecil untuk pergi dari tempat itu.,sang pria mendapatkan ide,yaitu berpura-pura mati,agar sang wanita membuang pria tersebut maka esok harinya sang pria melakukan drama tersebut.sang wanita datang menghampiri pria itu,karena dia ingin menyerahkan baju buatannya,tetapi saat di bangunkan sang wanita,sang pria tidak bangun,sang wanita merasakan kebingungan karena dia memikirkan sang pria telah mati.tetapi sang pria melakukan sedikit kesalahan,sang wanita melihat sang pria tersenyum dan wanita itu hanya terdiam.dan sang wanita mendapatkan ide yang sedikit tak masuk akal,sang wanita menyeret pria tersebut,dan sang pria berpikir bahwa dirinya akan dibuang,tetapi di sangat terkejut,karena sang wanita menyeret pria itu ke sebuah mesin cuci yang besar,sang wanita memasukan pria tersebut,dan merekam pria itu dengan handycam yang telah ia beli,sang wanita tertawa saat melihat pria itu berputar putar dalam mesin cuci, 25 menit telah berlalu,sang wanita merasa kasihan terhadap pria itu dan mengeluarkan pria itu,dan saat itu juga saat sang pria telah keluar dari mesin cuci,sang wanita meninggalkan pria itu,sang pria tersadar dan terbatuk batuk,karena ia merasa seperti tenggelam dalam laut.3 hari telah mereka lalui sang pria mulai terbiasa dengan sang wanita.Suatu hari sang pria melihat sebuah saluran yang sangat panjang,ia datang dan duduk di kursi tempat saluran itu,saat sang pria ingin pergi,sang pria mendengar suara sang wanita yang mengatakan “Sebentar lagi waktunya,biarkan saya menikmati masa hidup ini,dengan pria yang saya cintai”.sang pria merasa bingung akan perkataan sang wanita.2 hari kemudian sang wanita,pergi ke atap gedung bandara itu,dan menikmati cahaya matahari layaknya seperti malaikat yang sedang menikmati cahaya langit.sedangkan sang pria hanya dapat melihat cahaya matahari dengan sedikit,sang pria hanya dapat melihat dari lubang-lubang vcntilasi,sang pria sama seperti seorang pangeran yang tak dapat menikmati cahaya langit.5 hari telah mereka lalui,sang wanita melanjutkan pembuatan roketnya,dan roket itu selesai pada hari ke 5.sang wanita menyimpan roket kecil itu di sebuah ruangan yang tak pernah di kunjungi oleh orang orang,dan tak dapat di jangkau.1 minggu telah mereka jalani dan bencana yang di perkirakan oleh sang wanita telah datang,gempa yang sangat kuat hampir menghancurkan bangunan bandara itu,asap mulai memenuhi seluruh bangunan,sang wanita dengan cepat membawa pria tersebut ke roket yang telah ia buat.sang wanita mengikat sang pria ke atas roket,dan menaruh bunga di roket itu.saat itu juga wanita menekan tombol,untuk menjalankan roket itu.roket bergerak,tetapi roket kecil itu tidak mau jalan sehingga roket itu terasa sangat panas,seperti mau meledak.sang pria terbangun dan merasa bingung,tetapi sang pria merasa kesakitan karena panas roket yang terkena di tubuhnya,sang pria berteriak.saat itu juga roket meletus dan saat itu juga gempa berhenti.sang wanita melihat pria yang ia cintai mati.sang wanita menangis,tetapi sang pria masih hidup dan terbatuk,sang wanita sadar bahwa pria itu belum mati,akhirnya sang wanita meninggalkan pria itu di sebuah kota dan meninggalkannya.dan sang wanita berkata “ maafkan aku “.1 tahun telah berlalu,keadaan pria semakin membaik karena,pada saat ditinggalkan,datang sebuah ambulance yang langsung membawanya ke rumah sakit.sang pria mencoba untuk mencari wanita yang ia cintai itu,tetapi ia tak dapat menemui wanita itu lagi,karena sang wanita telah pergi jauh layaknya malaikat.sang pria mendatangi tempat bandara dimana ia dan sang wanita hidup bersama.ia duduk di sebuah kursi yang telah tua,sang pria tak sadar bahwa kursi tersebut adalah kursi saat dimana sang wanita duduk,mengawasinya melalui kamera tersebut.sang pria memejamkan matanya dan mengingat kembali kenangannya akan wanita itu.1 jam kemudian,sang pria membuka matanya dan pergi meninggalkan bandara itu.sang pria itu membeli bandara itu,dan melarang orang membangun bangunan di tempat itu.


Made By : Chadz Houstin Kindle Lincoln


Friday, March 21, 2008

How to turn your good friday to your easter sunday






How To Turn Your Good Friday To Your Easter Sunday

Are you a good person?

If you are, do you wonder why bad things still happen to you?

Harold Kushner wrote a book with this same title and it became an instant bestseller. Because people want to know the answer.

Sorry, I’m not going to give you an answer. (Nobody can.)

Because the problem of suffering will always remain a mystery.

Instead, I’m going to tell you what to do.

I will tell you what to do in the midst of your suffering—so that you can overcome your suffering. How you can turn your Good Friday into your Easter Sunday!

Are you ready?

Let me share with you a powerful story…

Your Greatest Curse Can Turn To Be

Your Greatest Blessing

Michelangelo had a persecutor who was very jealous of him.

(I don’t mean the Teenage Mutant Ninja Turtle, but the real Michelangelo.)

The persecutor’s name was Bramante, a famous architect during that time.

By the way, do you know Bramante? I’m positive 99% of you never heard of him. Do you notice how persecutors fade away in the dust, but the one they persecute become legends? An important lesson to remember!

When Pope Julius thought of making a tomb, he asked Michelangelo to do it.

But when Bramante heard of it—and thought of the acclaim that Michelangelo would receive from it—he discouraged the Pope from continuing with the project. True enough, after Michelangelo searched far and wide for the perfect marble for the project—which took 8 long months—he learned that the Pope had abandoned the project. Michelangelo was very disappointed.

One day, the Pope thought of another project.

Upon hearing about it, Bramante concluded that it would be a time-consuming project and would receive very little public acclaim. So he told the Pope to give it to Michelangelo. In his mind, it would keep the artist busy for years—and accomplish nothing of great value.

Besides, it was also a painting job, and Bramante knew that Michelangelo was not even a painter, but a sculptor.

Michelangelo saw the trap. He knew it was a ploy by his enemy to destroy him. At first, he declined. But the Pope insisted, and not wanting to deny his Holiness, he agreed.

The project was indeed time-consuming. It took Michelangelo 4 years to finish, and he almost lost his eyesight because of it…

I’m sure you know the project by now: The Sistine Chapel. The grandest masterpiece of Michelangelo. More than anything, it made him one of the greatest painters of all time.

What was meant to curse him turned out to be his greatest blessing.

Good Friday was supposed to be the greatest curse.

Yet it also turned out to be the greatest blessing.

No Matter What Trials Come,

Keep Doing The Good You’re Supposed To Do

I reflect on this story and look at my own life.

I’ve been serving God for that past 27 years, and I do get my share of little “Bramante’s” scattered here and there.

But without them, I would have missed my greatest blessings: spiritual growth, opportunities to serve, and the impact I have on people’s lives.

My biggest Bramante’s were the two men who molested me as a child.

Because of these indescribable painful experiences, I’ve been able to heal so many people who have the same inner wounds. (You can read more about this in two of my books, Your Past Does Not Define Your Future, and 7 Secrets To Real Freedom.)

I could also think of my other trials in life…

Oh, why do bad things happen to good people?

Here’s my great theological answer: I don’t know.

But this I know. No matter what trials come, I’ll do the good that I’m supposed to do.

And at the end of the day, I will win.

Friend, remain faithful to God in good times and in bad times.

And you’ll see how all things work for good to those who love Him.

And you’ll see how your Good Friday will turn to Easter Sunday.

Don’t ever give up!

May your dreams come true,

Bo Sanchez

doraemon 3

doraemon (repotnya surat video)




doraemon (tikar menyabarkan diri)




doraemon (alat pembuat biografi)




doraemon (kalender pembuat hari libur)



enjoy yah ...........have a good day

Thursday, March 20, 2008

wo ai ni (starring by leoni)















doraemon 2

doraemon (perahu boat di darat)



doraemon (rencana sisuka)



doraemon(remote radio control)



doraemon (pistol pembuat manusia)

Wednesday, March 19, 2008

doraemon 1

doraemon (album peristiwa sebelumnya)



doraemon (keong)



doraemon (topi untuk bangkit kembali)



doraemon (topi pengakuan)

Tuesday, March 18, 2008

best friend, just a friend, bad friend (by eddy wijaya)




Are you consider yourself as a Good friend? Or just Friend? Or even Bad friend?

This singlish article is for fun only just to identify the differences between bad friend, friend and good friend 


1. When u have accident
Bad friend: please pay your debt As Soon As Possible
Just friend: What happened?
Good friend: Take a rest buddy, I’ll pay all your hospital bill

2. When u want to borrow money
Bad friend: siao ( crazy) argh, i also dont have lah
Just friend: When u pay me back?
Good friend: Here u go, u can use it first and u can return me back when u have money

3. When u just break up with your girlfriend
Bad friend: i told u, she is a bitch
Just friend: Don’t worry pal there r still a lot of girls outside
Good friend: Don’t be sad buddy, u deserve to get a better girl than her 

4. When u wanna move house and need your friends help
Bad friend: no problem ,,, how much u wanna pay me ?
Just friend: U want me to give u the courier phone number?
Good friend: On My Way

5. When u r having exam tomorrow
Bad friend: Hey man let’s go drink tonight
Just friend: Study yet? Ready for tomorrow?
Good friend: Good luck dude, fighting for tomorrow (jia you)!!

6. When u meet beautiful girl
Bad friend: aiyo she is not suitable for u lah, but fits to me :>
Just friend: Can u introduce to me?
Good friend: I will support u dude if u like her

7. When u feel sad and need someone to talk to
Bad friend: Not today man, I have a lot of assignments
Just friend: Can we talk by SMS?
Good friend: ok where u wanna meet me ?


8. When you and your friend like the same girl
Bad friend: U can have her after u walks over my dead body!!!
Just friend: Come on dude, stay back from her please
Good friend: Let’s have a healthy competition :P


this is 100% a joke ......so guys dont take it seriously ......... cheers


senangkan orang tua semasa hidup




Usia ayah telah mencapai 70 tahun, namun tubuhnya masih kuat. Dia mampu
mengendarai sepeda ke pasar yang jauhnya lebih kurang 2 kilometer untuk
belanja keperluan sehari-hari. Sejak meninggalnya ibu pada 6 tahun
lalu, ayah sendirian di kampung. Oleh karena itu kami kakak-beradik 5
orang bergiliran menjenguknya.

Kami semua sudah berkeluarga dan tinggal jauh dari kampung halaman di
Teluk Intan. Sebagai anak sulung, saya memiliki tanggung jawab yang
lebih besar. Setiap kali saya menjenguknya, setiap kali itulah istri
saya
mengajaknya tinggal bersama kami di Kuala Lumpur.

"Nggak usah. lain kali saja.!"jawab ayah. Jawaban itu yang selalu
diberikan kepada kami saat mengajaknya pindah. Kadang-kadang ayah
mengalah dan mau menginap bersama kami, namun 2 hari kemudian dia minta
diantar
balik. Ada-ada saja alasannya.

Suatu hari Januari lalu, ayah mau ikut saya ke Kuala Lumpur. Kebetulan
sekolah masih libur, maka anak-anak saya sering bermain dan
bersenda-gurau dengan kakek mereka. Memasuki hari ketiga, ia mulai
minta
pulang. Seperti biasa, ada-ada saja alasan yang diberikannya. "Saya
sibuk,
ayah.
tak boleh ambil cuti. Tunggulah sebentar lagi. akhir minggu ini saya
akan
antar ayah," balas saya. Anak-anak saya ikut membujuk kakek mereka.
"Biarlah
ayah pulang sendiri jika kamu sibuk. Tolong belikan tiket bus saja
yah."
katanya yang membuat saya bertambah kesal. Memang ayah pernah
berkali-kali pulang naik bus sendirian.

"Nggak usah saja yah." bujuk saya saat makan malam. Ayah diam dan lalu
masuk ke kamar bersama cucu-cucunya. Esok paginya saat saya hendak
berangkat ke kantor, ayah sekali lagi minta saya untuk membelikannya
tiket bus. "Ayah ini benar-benar nggak mau mengerti yah. saya sedang
sibuk, sibuuukkkk!!!" balas saya terus keluar menghidupkan mobil.

Saya tinggalkan ayah terdiam di muka pintu. Sedih hati saya melihat
mukanya. Di dalam mobil, istri saya lalu berkata, "Mengapa bersikap
kasar kepada ayah? Bicaralah baik-baik! Kasihan khan dia.!" Saya terus
membisu.

Sebelum istri saya turun setibanya di kantor, dia berpesan agar saya
penuhi permintaan ayah. "Jangan lupa, Pa.. belikan tiket buat ayah,"
katanya singkat. Di kantor saya termenung cukup lama. Lalu saya meminta
ijin
untuk keluar kantor membeli tiket bus buat ayah.

Pk. 11.00 pagi saya tiba di rumah dan minta ayah untuk bersiap. "Bus
berangkat pk. 14.00," kata saya singkat. Saya memang saat itu bersikap
agak kasar karena didorong rasa marah akibat sikap keras kepala ayah.
Ayah tanpa banyak bicara lalu segera berbenah. Dia masukkan
baju-bajunya
kedalam tas dan kami berangkat. Selama dalam perjalanan, kami tak
berbicara
sepatah kata pun.

Saat itu ayah tahu bahwa saya sedang marah. Ia pun engg an menyapa
saya.!
Setibanya di stasiun, saya lalu mengantarnya ke bus. Setelah itu saya
Pamit dan terus turun dari bus. Ayah tidak mau melihat saya, matanya
memandang keluar jendela. Setelah bus berangkat, saya lalu kembali ke
mobil. Saat melewati halaman stasiun, saya melihat tumpukan kue pisang
di
atas meja dagangan dekat stasiun. Langkah saya lalu terhenti dan
teringat
ayah
yang sangat menyukai kue itu. Setiap kali ia pulang ke kampung, ia
selalu
minta dibelikan kue itu. Tapi hari itu ayah tidak minta apa pun.

Saya lalu segera pulang. Tiba di rumah, perasaan menjadi tak menentu.
Ingat pekerjaan di kantor, ingat ayah yang sedang dalam perjalanan,
ingat Istri yang berada di kantornya. Malam itu sekali lagi saya
mempertahankan ego saya saat istri meminta saya menelpon ayah di
kampung
seperti yang biasa saya lakukan setiap kali ayah pulang dengan bus.
Malam
berikutnya, istri bertanya lagi apakah ayah suda h saya hubungi. "Nggak
mungkin belum tiba," jawab saya sambil meninggikan suara.

Dini hari itu, saya menerima telepon dari rumah sakit Teluk Intan.
"Ayah sudah tiada." kata sepupu saya disana. "Beliau meninggal 5 menit
yang lalu setelah mengalami sesak nafas saat Maghrib tadi." Ia lalu
meminta
saya agar segera pulang. Saya lalu jatuh terduduk di lantai dengan
gagang
telepon masih di tangan. Istri lalu segera datang dan bertanya, "Ada
apa,
bang?"
Saya hanya menggeleng-geleng dan setelah agak lama baru bisa berkata,
"Ayah sudah tiada!!"

Setibanya di kampung, saya tak henti-hentinya menangis. Barulah saat
Itu saya sadar betapa berharganya seorang ayah dalam hidup ini. Kue
pisang, kata-kata saya kepada ayah, sikapnya sewaktu di rumah,
kata-kata
istri
mengenai ayah silih berganti menyerbu pikiran.

Hanya Tuhan yang tahu betapa luluhnya hati saya jika teringat hal itu.
Saya sangat merasa kehilangan ayah yan g pernah menjadi tempat saya
mencurahkan perasaan, seorang teman yang sangat pengertian dan ayah
yang
sangat mengerti akan anak-anaknya. Mengapa saya tidak dapat merasakan
perasaan
seorang tua yang merindukan belaian kasih sayang anak-anaknya sebelum
meninggalkannya buat selama-lamanya.

Sekarang 5 tahun telah berlalu. Setiap kali pulang ke kampung, hati
saya
bagai terobek-robek saat memandang nisan di atas pusara ayah. Saya
tidak
dapat menahan air mata jika teringat semua peristiwa pada saat-saat
akhir saya bersamanya. Saya merasa sangat bersalah dan tidak dapat
memaafkan
diri ini.

Benar kata orang, kalau hendak berbakti sebaiknya sewaktu ayah dan ibu
masih hidup. Jika sudah tiada, menangis airmata darah sekalipun tidak
berarti lagi.

thank you ( great article from amoredio)


















Kekuatan Terima Kasih
by Kirdi Putra

Seringkali kita tidak menyadari, bahwa kekuatan kata-kata
yang terucap, baik di hati atau di mulut kita.

watch your thoughts, they become words
watch your words, they become actions
watch your actions, they become habits
watch your habits, they become character
watch your character, they become destiny.

Banyak yang berkata, "coba untuk selalu berpikiran positif"
atau "iklaskan semua yang telah terjadi", tapi ternyata bukan
hal yang mudah untuk dilakukan.
Bagaimana cara "real"nya untuk menerapkan ini semua?

Terima Kasih, kata yang mengandung Positive Thinking ini
hanya diucapkan bila kita dalam kondisi yang baik atau
bahagia saja. Tapi bagaimana sebaliknya.

Perlu contoh? Pernahkah anda berada dalam kondisi ini:

Anda bangun pagi dalam kondisi badan yang tidak terlalu fit,
dan lalu timbul "sedikit" perdebatan kecil dengan pasangan
dan si kecil yang mulai "heboh" karena butuh perhatian anda.

Nah, siapapun yang pernah berada dalam kondisi diatas, tahu
bahwa untuk berpikiran positif saat itu sangatlah sulit (sekali
lagi, sulit, bukannya tidak mungkin).
Lalu, apa yang bisa dilakukan saat itu?

Saran untuk "coba berpikiran positif" mungkin akan ditanggapi
"benar juga, ini Cuma sementara", atau justru mungkin memicu
kata-kata dalam hati "bener sih, berpikiran positif bagus, tapi
coba kalau kamu yang ada di dalam posisi saya, apa masih
bisa ngomong seperti itu!".

Salah satu cara yang praktis untuk mengatasi berbagai hal ini
adalah dengan ber Terima Kasih.
Berterima kasih??? Ya, berterima kasih atas segala yang telah
terjadi pada diri kita hari ini.

Terima kasih untuk badan yang terasa tidak fit ketika bangun
di pagi hari..

Terima kasih untuk pasangan/keluarga yang "menyebalkan"
sebelum kita berangkat...

Terima kasih untuk atasan yang memarahi kita setibanya
di kantor...

Terima kasih untuk apapun yang tejadi pada diri kita, untuk
setiap kejadian positif maupun negatif yang kita terima, yang
kita alami, karena pasti ada sebuah pelajaran/hikmah yang
memang PASTI dapat kita ambil dari situ. Kalau tidak ada?
Berarti kita belum mencarinya dari sisi pandang lain, atau...
biarkan saja pikiran kita yang akan "meramunya" untuk kita.

Berterima kasih pada siapa?
Pada pilihan yang telah kita ambil (untuk menyesal dan
berterima kasih, energi yang kita keluarkan sama, buat apa
memberikan efek negatif dengan menyesal? Dengan menyesal
kita dapat kembali ke masa lalu? Tidak bukan...),
pada Tuhan yang telah menempatkan kita pada suatu
keadaan tersebut (yang pasti TIDAK mungkin TIDAK,
pasti ada maksudnya, kita saja yg belum tahu).

Terima kasih untuk badan yang tidak terasa fit ketika bangun
di pagi hari, karena dengan itu berarti kita diingatkan bahwa
kita masih punya umur, masih hidup, dan kita tahu bahwa
kalau kita mau berumur lebih panjang dan menikmati hidup,
ada pola makan dan olah raga kita yang harus diubah...

Terima kasih untuk pasangan/keluarga yang "menyebalkan"
sebelum kita berangkat, karena dengan itu berarti kita masih
punya seseorang yang terikat secara emosional dengan kita,
sementara banyak sekali orang yang tinggal seorang diri hidup
di dunia, atau sangat berharap ada seseorang yang bisa memeluk
atau memarahinya, tetapi itu semua sekedar angan-angan...

Terima kasih untuk atasan yang memarahi kita setibanya di
kantor, karena dengan itu berarti kita masih punya pekerjaan,
sementara banyak sekali orang di luar sana yang masih
berharap untuk punya sekedar pekerjaan hari ini demi
menyambung kehidupannya...

Dan bila anda merasa bahwa itu semua bukan sebuah
pelajaran atau hikmah, tetaplah berterima kasih...
biarkan pikiran bawah sadar anda yang menunjukkannya
pada anda... biarkan...

Sebetulnya, bagaimana "terima kasih" itu bekerja dalam diri saya?

Ketika kita mengucapkan "terima kasih", baik dalam hati
maupun dengan berbicara, maka terjadi proses penyerapan
kembali oleh pikiran kita.
Nah, didalam pikiran itulah semua ini berawal.

Ketika sebuah kata-kata masuk ke dalam pikiran, secara
singkat, yang terjadi adalah:

"Kata-kata" - Pikiran - Pikiran Bawah sadar - Diproses -
Hasil - Ide/Perasaan

Proses inilah yang kira-kira terjadi dalam pikiran kita.
Kekuatan dari kata-kata yang kita pikirkan (self talk)
maupun yang terucap (external communication) mampu
menghasilkan sesuatu yang luar biasa, yang mempengaruhi
kita secara pikiran, emosi, maupun fisik.

Ketika kita mengucapkan terima kasih maka yang terjadi
adalah di dalam pikiran bawah sadar kita mulai terjadi
sebuah proses yang berkelanjutan, yang kemudian
menghasilkan sebuah ide atau perasaan.

Ide atau perasaan apa?
Kalau kata-kata yang kita ucapkan adalah terima kasih,
maka apapun ide dan perasaan yang muncul adalah hal-hal
yang menyenangkan.

Jadi..............,
Terima kasih untuk apa saja yang ingin anda ucapkan pada hari ini?


sinchan in indonesian language









Saturday, March 15, 2008

cool cars





















extravaganza

extravaganza (cinta di restoran)



extravaganza (putri indonesia)



extravaganza (mandi)



extravaganza (monyet)



extravaganza (manusia aneh)

30 hari mencari cinta ( indonesian movie)























Thursday, March 13, 2008

A world awaits ( sent by eddy)













Descent into the World Of Warcraft and join millions of mighty heroes in an online world of myth, magic and limited adventures. Jagged snows peaks, mountain fortresses, harsh winding canyons. Zeppelins flying over smoldering battlefields, epic sieges – an infinity of experiences await. So what are you waiting for?

Embark on Epic Quests

Unravel the continuing story of Warcraft as you engage in hundreds of custom quests – with more being added all the time. Face the mighty Dragon of Blackrock Spire; cleanse the Undead from the looming ziggurats of Stratholme and much, much more.

Form Powerful Alliances

Play solo or enlist fellow heroes to join forces with you as you negotiate the vast, battle-scarred landscape of a world at war.

Battle to Level 70

Continue your rise to power all the way to level 70. Then unlock a world of new possibilities, piloting flying mounts, exploring the fabled towers of Karazhan, battling in the Caverns of Time and much, much more.

Pilot Flying Mounts

Navigate the shattered skies of Outland astride netherdragons, wyverns, and other flying mounts. Many of Outland’s most remote and dangerous regions are accessible only by air.

So what is u waiting for? Join 8 millions gamers from the entire world and begin to battle and explore your new world!! Let your destiny choose be a Horde or Alliance.

jakarta undercover

















Monday, March 10, 2008

Love is cinta
























OB- roger danuarta

OB (roger danuarta) part 1




OB (roger danuarta) part 2



Ob (roger danuarta) part 3



Ob (roger danuarta) part 4

Sunday, March 9, 2008

A touching story

a touching story...........

My mom only had one eye. I hated her... She was such an embarrassment. She cooked for students and teachers to support the family.

There was this one day during elementary school where my mom came to say hello to me. I was so embarrassed.

How could she do this to me? I ignored her, threw her a hateful look and ran out. The next day at school one of my classmates said, 'EEEE, your mom only has one eye!'

I wanted to bury myself. I also wanted my mom to just disappear. I confronted her that day and said, ' If you're only gonna make me a laughing stock, why don't you just die?'

My mom did not respond... I didn't even stop to think for a second about what I had said, because I was full of anger. I was oblivious to her feelings.

I wanted out of that house, and have nothing to do with her. So I studied real hard, got a chance to go abroad to study.

Then, I got married. I bought a house of my own. I had kids of my own. I was happy with my life, my kids and the comforts. Then one day, my Mother came to visit me. She hadn't seen me in years and she didn't even meet her grandchildren.

When she stood by the door, my children laughed at her, and I yelled at her for coming over uninvited. I screamed at her, 'How dare you come to my house and scare my children!' GET OUT OF HERE! NOW!!!'

And to this, my mother quietly answered, 'Oh, I'm so sorry. I may have gotten the wrong address,' and she disappeared out of sight.

One day, a letter regarding a school reunion came to my house. So I lied to my wife that I was going on a business trip. After the reunion, I went to the old shack just out of curiosity.

My neighbors said that she died. I did not shed a single tear. They handed me a letter that she had wanted me to have.

'My dearest son,

I think of you all the time. I'm sorry that I came to your house and scared your children.

I was so glad when I heard you were coming for the reunion. But I may not be able to even get out of bed to see you. I'm sorry that I was a constant embarrassment to you when you were growing up.

You see........when you were very little, you got into an accident, and lost your eye. As a mother, I couldn't stand watching you having to grow up with one eye. So I gave you mine.

I was so proud of my son who was seeing a whole new world for me, in my place, with that eye.

With all my love to you,

Your mother.

Office boy (indonesian comedy show)

OB-(kiki amalia)part 1



OB-(kiki amalia)part 2



OB-(kiki amalia) part 3

Saturday, March 8, 2008

doraemon movie

Alat membantu membuat tertidur



umbul2 menarik perhatian



kipas perubah perasaan




Mic pengendali perasaan

Friday, March 7, 2008

chicken soup recipe



Preparation time: 9 minutes
Cook time : 23 minutes


Ingredients:
1 cup sliced of carrots
1/2 cup chopped onion
1/2 cup chopped celery
1 (14.5 ounce) can vegetable broth
1/2 pound chopped cooked chicken breast
1 1/2 cups egg noodles
1 tablespoon butter
1 cup sliced carrots
1/2 teaspoon dried basil
1/2 teaspoon dried oregano
salt and pepper are optional
4 (14.5 ounce) cans chicken broth



Preparation time: 25 minutes
Cook time : 2 hours 10 minutes

1 (2 to 2.5 pound) whole chicken
1 turnip, quartered
2 carrots, quartered
2 stalks celery, quartered
1 leek, quartered
1 onion, quartered
1 parsnip, sliced
3 sprigs fresh parsley
1 teaspoon chopped fresh dill
salt and pepper are optional

Thursday, March 6, 2008

Kasih Yesus tak bersyarat





Suatu hari aku melihat Bapa sedang melamun di takhta-Nya. Aku
menghampiri-Nya dan pelan-pelan aku bertanya kepada-Nya, "Bapa, apa yang
sedang Kau pikirkan ?"

Bapa menoleh ke arahku, dan Ia tersenyum, lalu Ia berkata dengan lembut,
"Tidak ada, Nak. Aku hanya sedang memikirkan manusia."

"Manusia ? Ada apa dengan mereka ?" tanyaku

"Tahukah kau bahwa Aku sangat mengasihi manusia ?" ujar-Nya,

"Iya, aku tahu itu. Apa hubungannya Tuhan ?"

"Aku mengasihi manusia sedemikian, sehingga Aku merelakan Anak-Ku
terkasih, Yesus Kristus untuk turun ke bumi, menderita, dihina, dan
akhirnya mati bagi mereka."

"Iya, itu adalah karya penebusan yang sangat indah."

"Tapi...."

Ups..., ada nada sedih di suara-Nya.

"Tapi, mengapa manusia masih juga meragukan kasih-Ku ?"

Aku terdiam, aku tidak dapat menjawab pertanyaan-Nya, karena aku pun
tidak tahu...

"Hari ini, ada satu anak-Ku, dia menangisi dosanya, dia memohon
pengampunanKu, Aku mengampuninya, Aku mengatakan bahwa Aku sudah tidak
mengingat-ngingat lagi dosa yang ia buat, tapi...."

"Tapi kenapa Tuhan ?"

"Saat Aku berkata demikian, ia menggelengkan kepalanya, ia berkata,
tidak akan ada pengampunan lagi atas dosa yang ia perbuat, ia sudah
terlalu sering jatuh bangun dalam dosa, ia mengatakan bahwa ia membenci
dirinya..."

Aku diam, menantikan Tuhan.

"Kenapa ia memandang hina dirinya ? Padahal dia adalah biji mata-Ku,
kekasih hati-Ku. Darah Yesus sudah tercurah untuknya, Aku sudah
mengampuninya, tapi ia tidak Percaya. Aku berkata Aku sudah melupakan
semua dosanya, tapi ia berkata tidak mungkin. Mengapa ia memandang
rendah pengorbanan Yesus di kayu salib ?"

"Apa ? Memandang rendah pengorbanan Yesus di kayu salib ?" Aku terkejut,
adakah orang yang seperti itu ? "Bagaimana mungkin ia memandang rendah
pengorbanan Yesus ?"

"Darah Yesus tercurah di Kalvari untuk menebus dosa manusia, hukuman
yang seharusnya ditimpakan kepada manusia sudah diambil alih oleh-Nya,
sehingga manusia dapat memperoleh keselamatan di dalam Dia, tapi manusia
merasa tidak yakin bahwa apa yang telah Dia lakukan sanggup menebus
mereka dari maut, mereka tidak yakin dengan karya penebusan yang telah
dilakukan oleh Yesus."

Tanpa sadar, aku menangis, aku membayangkan, seandainya aku sudah
memberikan hadiah yang terbaik yang bisa aku lakukan untuk orang yang
aku kasihi, tapi ternyata hadiah itu dianggap rendah, diacuhkan dan
dibuang begitu saja. Kira-kira, apakah masih tersisa kasih dalam hatiku
untuk mengasihi orang itu ? Kalau itu aku, mungkin aku tidak akan
mengasihi orang itu lagi.

"Lalu Tuhan, apakah sekarang Engkau masih mengasihi manusia ?"

"Ya, Aku sangat mengasihi manusia !"

Aku terkejut ! Sedemikian dalamkah kasih Allah untuk manusia ?

"Walaupun mereka seperti itu ?" tanyaku

"Ya, Aku rindu suatu hari mereka akan datang kepada-Ku dan mengatakan
bahwa mereka mengasihi-Ku."

Aku masih terheran-heran. Siapakah manusia sehingga Allah, Sang Pencipta
langit dan bumi begitu mengasihinya ? Bukankah mereka hanyalah debu dan
abu ? Bukankah jika Tuhan mau, Tuhan bisa dengan mudah menghancurkan
manusia dan membuat yang lebih baik ? Aku rasa hal itu tidak sulit untuk
Tuhan, bukankah Ia menciptakan langit dan bumi hanya dengan perkataan
saja ? Hal seperti ini sangat sulit untuk diterima, mengapa Tuhan sampai
sedemikian dalam mengasihi manusia ?

Aku memberanikan diriku, aku bertanya lagi kepada Tuhan, "Tuhan,
sungguhkan Engkau mengasihi manusia ?"

Tuhan tersenyum, dan Ia berkata, "Sangat, Aku sangat mengasihi manusia.
Jika tidak, Aku tidak akan mengutus Anak-Ku Yesus untuk mati bagi
mereka. Sekalipun mereka sekarang jauh dari-Ku, Aku sangat rindu mereka
kembali kepada-Ku. Karena mereka adalah anak-anak-Ku terkasih."

Mendengar jawaban Tuhan aku tersenyum. Aku mengerti kenapa Tuhan tetap
mengasihi manusia...., Tuhan memiliki kasih yang tidak bersyarat !

Tiba-tiba terdengar suara dari bumi. Suara yang perlahan dan terdengar
sedih, tapi suara itu tetap menarik perhatian Allah.

"Tuhan, aku tahu aku seringkali melukai hatiMu. Aku sering jatuh bangun
dalam dosa. Aku kadang merasa benci dan jijik terhadap diriku sendiri,
karena dosa-dosa yang aku perbuat. Tapi aku percaya, darah Yesus menebus
aku seluruhnya dan sepenuhnya. Aku tahu aku adalah ciptaan baru
sekarang. Aku percaya Tuhan mengasihi aku sebagaimana adanya aku. Ampuni
aku Tuhan, aku benci dosa-dosaku. Aku ingin hidupku menyenangkanMu, aku
mengasihiMu Tuhan."

Saat doa itu diucapkan, aku melihat senyum di wajah Tuhan berubah
menjadi tawa sukacita, Ia sangat bahagia, karena saat itu, ada satu
anakNya yang terhilang kembali kepadaNya, dan ia berkata kepada para
malaikat,

"Bersukacita dan bergembiralah, karena anak-Ku ini telah mati dan
menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapati kembali."

Aku tidak tahu, dosa apa yang kamu perbuat, aku tidak tahu berapa lama
kamu tinggal dalam dosa. Tapi aku tahu satu hal, Bapa di Surga
mengasihimu, dan tangan-Nya terbuka menunggumu pulang. Kembalilah,
jangan biarkan Ia menunggu terlalu lama. Yesus mengasihimu !

How friendship break ?

How friendship break ?







Both friends will think the other is busy







And will not contact


thinking it may be disturbing as time passes



Both will think let the other contact



After that each will think why should we contact first?


Here your love will be converted to hate



Finally without contact, the memory become weak



They forget each other.



So keep in touch with all and pass this to all your

friends...



I dont want to be one of this kind



So here i am sending mail to every one



To say



I am fine here



Please keep in touch with me



So guys Dont forget your friends........ and lastly..... friend forever.......cheers